Senin, 22 November 2010

Menu Menghilangkan Stress

Stress adalah penyebab utama penyakit fisik dan mental, Termasuk menyebabkan bobot tubuh menjadi bertambah dan berkurang drastis. Selain itu, stress juga berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh. Dengan relaksasi, stress bisa redah dan kualitas hidup sehat bisa kita raih. 
Caranya :
1. Atur tarikan nafas. Tarik nafas dalam – dalam dan hembuskan dengan perlahan, konsentrasi pada gerakan diafragma anda. Lakukan dua atau tiga kali, hingga mulai merasa terkendali. 
2. Redakan ketegangan. Jika sedang duduk, berdirilah dan lakukan perenggangan yang lembut. Gerakan tangan dan lengan bergantian, lalu angkat bahu dan buat tubuh anda terasa rileks. 
3. Bergerak. Lakukan jalan cepat, walaupun hanya jalan – jalan di seputar ruangan atau kamar mandi. Hal itu berguna untuk membantu melancarkan aliran darah. Bergerak secara teratur juga dapat membantu membakar efek negatif dari hormon stres. 
4. Berteriak dan menjerit. Pergilah ke suatu tempat pribadi lalu berteriak dan menjerit sepuasnya. Cara itu dapat dipakai untuk terapi pereda stres. 
5. Terapi Esensial Bunga. Petakan beberapa tetes sari bunga, seperti Bach Rescue Remedy, Jan de Vries Emergency Essence atau Australian Bush Flower Emergency Essence di lidah anda. 
6. Berpikirlah positif. Pilih sesuatu yang layak, suatu pemikiran pribadi yang positif. Ulangi secara teratur pada diri anda sendiri. 
7. Konsumsi makanan sehat.Diet dan jangan tergoda makan secara berlebihan. 
8. Dengarkan musik. Irama musik yang lembut dapat membantu anda lebih tenang. 
9. Terorganisasi. Mulai mengatur kehidupan dan waktu secara efektif. Membuat prioritas, sehingga anda dapat mengatasi tekanan dalam suatu waktu. 
10. Tertawa.Menonton komedi, tertawa bersama teman anda, atau kunjungi website lelucon merupakan penawar luarbiasa bagi stres. 
11. Menemukan ketenangan dari dalam. Visualisasi atau meditasi dapat membantu menemukan sebuah ketenangan dari dalam, pada saat disekeliling anda dipenuhi tekanan dan kegaduhan. 
12. Konsumsi vitamin dan suplemen. Anda mungkin membutuhkan sejumlah vitamin B dan antioksidan semacam vitamin C dan E pada saat sedang tertekan. Suplemen probiotik dapat juga membantu anda mengatasi stress. 

Cara lainnya :
  1. Pejamkan mata, ambil nafas dalam – dalam, tahan 5-7 detik kemudian hembuskan pelan – pelan. Ulangi 10 sampai 12 kali, atau sesuai yang kita butuhkan.
  2. Lakukan strecth atau peregangan. Stress bisa menyebabkan otot – otot tubuh menjadi tegang. Saat kita merasa tegang dan gelisah, cobalah untuk berdiri dan lakukan peregangan tubuh dengan cepat. Peregangan yang sederhana sekalipun mampu membuat otot menjadi lemas kembali dan menghilangkan perasaan gelisah.
  3. Lakukan meditasi selama 20-30 menit, setiap pagi dan sore. Meditasi membantu menenangkan tubuh dan pikiran. Meditasi sederhana, seperti diam dan memusatkan pikiran bisa membuat kita merasa damai.
  4. Membaca buku humor dan nonton film komedi favorit. Science membuktikan tertawa adalah cara ampuh untuk meredakan stress.
  5. Berjalan – jalan dengan seseorang yang kita sayangi bisa meredakan stress. Gandeng orang yang kita sayangi dan ajak dia berjalan – jalan sebentar di taman. Nikmati matahari terbenam bersama – sama. Bicarakan hal – hal yang indah bersamanya.
Referensi :
1. http://id.shvoong.com/medicine-and-health/alternative-medicine/1720804-cara-menghilangkan-stress/
2. http://www.infocantik.com/category/sehat-dan-bugar

Menu SEHAT

Menurut WHOSehat itu sendiri dapat diartikan bahwa suatu keadaan yang sempurna baik
secara fisik, mental dan sosial serta tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan


sehat adalahkeadaan dinamis yang berubah secara terus
menerus  sesuai dengan adaptasi individu terhadap berbagai perubahan pada lingkungan  
internal dan eksternalnya untuk mempertahankan keadaan fisik, 
emosional, inteletual, sosial, perkembangan, dan spiritual yang sehat (Purnama, Iwan)


SEHAT merupakan impian setiap manuasia dimuka bumi ini. Kalimat itu sangat sederhana, tapi sulit mewujudkannya, karena harus dari dalam diri kita sendiri untuk menyadari arti hidup sehat itu sendiri.

Dari kata SEHAT ada beberapa indikasi yang harus kita penuhi :
S : Seimbangkan Gizi
Memilih makanan yang tepat merupakan hal yang sangat penting dalam upaya menggemukan badan sebab makanan merupakan sumber zat gizi, vitamin dan mineral yang masuk ke dalam tubuh. Untuk menambah berat badan, seseorang harus memperbanyak konsumsi kalori.
nutrisi yang baik tidak selalu identik dengan mahal, tetapi komposisi gizi seimbanglah yang akan membantu anak-anak tumbuh dengan baik. Komposisi gizi seimbang ini meliputi karbohidrat, protein, lemak, serat, dan susu. Pemahaman yang masih keliru, adalah pandangan kaum ibu dalam hal pemberian susu. Susu begitu diyakini sebagai zat yang dapat membantu kecerdasan dan tumbuh kembang anak. Padahal tidak demikian, pemberian susu dapat menjadi hal penting pada saat bayi belum mendapat makanan tambahan apa pun, kecuali ASI untuk anak.


E : Enyahkan Rokok
Masyarakat didesak untuk menghindari kebiasaan merokok serta menjauhkan diri mereka dari tekanan kejiwaan atau stres agar terhindar dari gangguan kesehatan berupa terganggunya peredaran atau sirkulasi darah mereka, karena kalau seseorang terbiasa merokok maka terbuka peluang orang itu terkena serangan jantung serta mengalami stroke.

H : Hindari Stress
Stress adalah rasa takut dan cemas dari perasaan dan  tubuh kita terhadap perubahan di lingkungan. Secara fisiologis, bila ada sesuatu yang mengancam, kelenjar pituitary otak mengirimkan "'alarm" dan hormon ke kelenjar endokrin, yang kemudian mengalirkan hormon adrenalin dan hidrokortison ke dalam darah. Hasilnya, tubuh menjadi siap untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan yang muncul. Secara alamiah yang kita rasakan adalah degup jantung yang berpacu lebih cepat, dan keringat dingin yang biasanya mengalir di tengkuk. Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan.


A : Awasi Tekanan Darah
Tekanan darah terlalu tinggi (hipertensi), terlebih dalam waktu lama, merupakan kondisi serius yang dapat mengakibatkan banyak kerusakan, mulai dari serangan jantung, stroke, gagal ginjal dan masalah kesehatan lain. Tekanan darah tinggi atau hipertensi berarti tekanan tinggi didalam arteri-arteri. Arteri-arteri adalah pembuluh-pembuluh yang mengangkut darah dari jantung yang memompa ke seluruh jaringan dan organ-organ tubuh. Tekanan darah tinggi bukan berarti tegangan emosi yang berlebihan, walaupun tegangan emosi dan stres dapat meningkatkan tekanan darah untuk semenatara. Tekanan darah normal adalah dibawah 120/80; tekanan darah tinggi adalah lebih dari  139/89 mmHg.


T : Teratur olahraga
Berolah raga supaya sehat. Anjuran-anjuran manfaat olahraga bagi kesehatan seperti itu tentulah pasti sudah sering kita dengar. Olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga rohani. Beberapa manfaat olahraga bagi kesehatan kita :
  1. Meningkatkan kemampuan otak kita 
  2. Menunda proses penuaan
  3. Mengurangi Stress
  4. Meningkatkan daya tahan tubuh kita
  5. meningkatkan rasa percaya diri
"Semoga dengan dari ilmu Sehat tersebut, hidup kita lebih SEHAT"








Referensi :
1. http://www.scribd.com/doc/8343666/Konsep-Sehat 2. http://kieky.my-place.us/index.php?option=com_content&task=view&id=13&Itemid=29
3. http://bataviase.co.id/node/281582
4.http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=168810
5. Lecture note dr. Bambang Jarwoko : Physical examination
6. http://selebriti.kapanlagi.com/indonesia/s/susan_bachtiar/video/enyahkan-rokok-dan-hindari-asapnya.html
7. http://mencarikerjaan.blogspot.com/2009/02/awasi-tekanan-darah-berkala.html
8. http://lupita777.wordpress.com/2008/02/03/15/

Jumat, 19 November 2010

Menu 1 : System Kesehatan di Indonesia

A. Pengertian 
System : Gabungan dari elemen yang saling dihubungkan oleh suatu proses dan berfungsi satu kesatuan untuk mencapai hasil yang ditetapkan atau suatu struktur konseptual dari fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai satu unit organik untuk mencapai keluaran yang effektif dan effisien

Kesehatan : Keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang tidak terbatas dari penyakit atau kelemahan saja (WHO)
System Kesehatan adalah : Kumpulan berbagai faktor kompleks yang berhubungan didalam satu negara, yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan kesehatan perorangan, keluarga, masyarakat pada setiap saat dibutuhkan (WHO)

Jadi, System Kesehatan nasional adalah : Suatu Tatanan yang mencerminkan upaya bangsa indonesia untuk meningkatkan kemampuan mencapai derajat kesehatan yang optimal sebagai perwujudan kesejahteraan umum sepertiu yang dimaksud dalam pembuakaan UUD 1945 (SK Menkes No. 99a/ 1982)

B. Maksud dan Tujuan
SKN ini ditetapkan dengan maksud memberikan landasan, arah dan pedomanpenyelenggaraan pembangunan kesehatan bagi seluruh penyelenggarapembangunan kesehatan, baik Pemerintah (Pusat), Pemerintah Provinsi danPemerintah Kabupaten/Kota maupun masyarakat dan dunia usaha serta pihak terkait lainnya. Adapun tujuannya adalah agar pembangunan kesehatan dapat lebih berhasil-guna dan berdaya-guna.

Sistem Kesehatan Nasional akan berfungsi baik untuk mencapai tujuannya apabila terjadi Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi, dan Sinergisme (KISS), baik antar pelaku, antar subsistem SKN, maupun dengan sistem serta subsistem lain di luar SKN. Dengan adanya SKN ini akan mempertegas makna pembangunan kesehatan dalam rangka pemenuhan hak asasi manusia, memperjelas penyelenggaraanpembangunan kesehatan sesuai dengan visi dan misinya, memantapkan kemitraan dan kepemimpinan yang transformatif, meningkatkan pemerataan upaya kesehatan yang terjangkau dan bermutu, serta meningkatkan investasi kesehatan untuk keberhasilan pembangunan nasional.


C. Unsur dan Landasan
Sistem Kesehatan Nasional disusun dengan memperhatikan pendekatan revitalisasi pelayanan kesehatan dasar yang meliputi :
1)   Cakupan pelayanan kesehatan yang adil dan merata,
2)   Pemberian pelayanan kesehatan yang berpihak kepada rakyat,
3)   Kebijakan pembangunan kesehatan, dan
4)   Kepemimpinan. SKN juga disusun dengan memperhatikan inovasi/terobosan dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan secara luas, termasuk penguatan sistem rujukan

Landasan Sistem Kesehatan Nasional meliputi:
1. Landasan Idiil, yaitu Pancasila.
2. Landasan Konstitusional, yaitu UUD 1945, khususnya: Pasal 28 A, 28 H ayat (1) dan ayat (3), serta Pasal   34 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 28 B ayat (2), Pasal 28 C ayat (1),
3. Landasan Operasional meliputi seluruh ketentuan peraturan perundangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan SKN dan pembangunan kesehatan.

Mengacu pada substansi perkembangan penyelenggaraan pembangunan kesehatan dewasa ini serta pendekatan manajemen kesehatan tersebut diatas, maka subsistem Sistem Kesehatan Nasional meliputi:
1. Upaya Kesehatan
Untuk dapat mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya perlu diselenggarakan berbagai upaya kesehatan dengan menghimpun seluruh potensi bangsa Indonesia. Upaya kesehatan diselenggarakan dengan upaya peningkatan, pencegahan, pengobatan, dan pemulihan.
2. Pembinaan Kesehatan
Pembiayaan kesehatan yang kuat, terintegrasi, stabil, dan berkesinambungan memegang peran yang amat vital untuk penyelenggaraan pelayanan kesehatan dalam rangka mencapai berbagai tujuan pembangunan kesehatan.
3. Sumber Daya manusia Kesehatan
Sebagai pelaksana upaya kesehatan, diperlukan sumber daya manusia kesehatan yang mencukupi dalam jumlah, jenis dan kualitasnya, serta terdistribusi secara adil dan merata, sesuai tututan kebutuhan pembangunan kesehatan.
4. Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan dan Makanan
Meliputi berbagai kegiatan untuk menjamin: aspek keamanan, kemanfaatan dan mutu sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan yang beredar; ketersediaan, pemerataan, dan keterjangkauan obat, terutama obat esensial; perlindungan masyarakat dari penggunaan yang salah dan penyalahgunaan obat; penggunaan obat yang rasional; serta upaya kemandirian di bidang  kefarmasian melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri.
5. Managemen dan Informasi kesehatan
Meliputi: kebijakan kesehatan, administrasi kesehatan, hukum kesehatan, dan informasi kesehatan. Untuk menggerakkan pembangunan kesehatan secara berhasil guna dan berdaya guna, diperlukan manajemen kesehatan.
6. Pemberdayaan Masyarakat
Sistem Kesehatan Nasional akan berfungsi optimal apabila ditunjang oleh pemberdayaan masyarakat. Ini penting, agar masyarakat termasuk swasta dapat mampu dan mau berperan sebagai pelaku pembangunan kesehatan.

D. System Kesehatan Daerah
Pengertian Sistem Kesehatan Daerah adalah suatu tatanan yang
menghimpun berbagai upaya pemerintah, masyarakat, dan sector swasta di daerah
yang secara terpadu dan saling mendukung, guna menjamin tercapainya derajat
kesehatan yang setinggi-tingginya. Sistem Kesehatan Daerah terdiri dari enam
subsistem yaitu : 
1) susbsistem upaya kesehatan, 
2) subsistem pembiayaankesehatan, 
3) subsistem sumberdaya manusia kesehatan, 
4) subsistem obat dan perbekalan kesehatan, 
5) subsistem pemberdayaan masyarakat, 
6) subsistem manajemen kesehatan, dan dapat pula ditambahkan subsistem kekhususan daerah masing – masing. 
Oleh karena itu SKD tentunya perlu di perdakan dan ada sangsi hukum, sehingga semua pembina harus mematuhinya. Adapun sasaran dalam penelitian ini adalah semua pelaku pembangunan kesehatan yaitu semua pimpinan di dinas kesehatan daerah kabupaten/ kota termasuk UPTD, rumah sakit, puskesmas dan stakeholder yang terkait dengan pembangunan kesehatan baik pemerintah maupun swasta.di daerah yang telah melaksanakan sosialisasi dan penyusunan SKD di kabupaten/kota.

References :
1. http://hukum.jogjakota.go.id/cetak.php?id=95
2. Kusuma, Dian, SKM, MPH dan Gandhi, Aini, dr, M.Kes. System dan Managemen Kesehatan. STIK Bina Husada : Palembang 2007
3. Lestari. Pengembangan Sistem Kesehatan Daerrah Kabupaten/Kota
4. Rasmanto, Joni. Sistem Kesehatan Nasional. 2009.